Selasa, 14 Januari 2014

Bagaimana Memasarkan Produk Berbasis Komunitas

Tentunya Sebuah startup memiliki kewajiban untuk membangun sebuah produk yang diminati konsumen. Tetapi sebuah kesalahan ketika semua hal hanya berhenti pada proses penciptaan sebuah produk. Pada dasarnya terdapat faktor lain mengapa konsumen pada akhirnya memiliki keintiman khusus yang mempererat dirinya terhadap sebuah Produk. Yaitu hadirnya Komunitas.

Komunitas sendiri kini telah menjelma menjadi Nyawa baru sebuah produk. Karena pada dasarnya Konsumen membutuhkan figur refleksi dari dirinya dan produk yang dia gunakan. Konsumen membutuhkan adanya tempat bertanya dan berkonsultasi sebagai sesama penikmat sebuah produk. Dan Konsumen membutuhkan keyakinan bahwa terdapat sekelompok orang yang memiliki kesamaan minat serta selera. Inilah yang membangun loyalitas mereka.

Lantas apa yang harus dilakukan oleh pemilik Produk untuk membentuk basis komunitas yang tepat?

1. Kenali dan Pahami Mereka beserta tujuannya.

Tentu saja percuma apabila anda ingin memberikan yang terbaik kepada komunitas anda, tanpa anda mengenal siapa mereka dan apa tujuan mereka terkait dengan penggunaan produk anda,

2. Konsistensi Komunikasi

Bentuklah model komunikasi yang konsisten. Anda bisa memanfaatkan Milis serta akun media sosial anda. Lewat media tersebut, anda wajib hadir dan merespon semua bentuk komunikasi dari komunitas anda

3. Beri Akses Partisipasi

Hadirkan kesempatan untuk mereka berpartisipasi terkait dengan produk anda. Mulai dari hal yang sangat kecil, misalnya anda melibatkan pendapat mereka dalam rencana penambahan fitur baru. Ini akan membentuk rasa memiliki serta kebanggaan yang kuat terhadap produk.

4. Buat Semuanya Mudah

Jangan Pernah persulit Komunitas anda. Beri kemudahan dalam proses apapun selama itu masih memungkinkan terkait dengan mereka dan produk anda.

5. Beri Kebanggaan pad Komunitas

Tanamkanlah sebuah kebanggaan. Rasa berbeda yang mereka peroleh ketika mereka menggunakan produk anda. Hal ini yang akan menciptakan perasaan berbeda ketika mereka bertemu dengan pemakai produk kompetitor.

6. Edukasi Komunitas

Rata-rata komunitas Loyal memiliki pengetahuan yang lebih daripada pemakai biasa produk anda. Dengan anda memberikan edukasi yang lebih mengenai produk anda, komunitas akan menjadi duta dalam menyebarkan informasi serta memberikan kebanggaan tersendiri bagi mereka.

7. Jangan Pernah Paksakan Peraturan

Anda tidak akan bisa menetapkan Peraturan yang kaku terhadap komunitas anda. Pada dasarnya, peraturan yang paling berlaku bagi mereka adalah peraturan yang terbentuk secara alami dari keseharian mereka.

8. Fasilitasi mereka untuk bertemu Komunitas lain

Kebanggaan sebuah komunitas adalah ketika mereka merasa solid dan mereka bertemu dengan komunitas yang lain. Ketika anda merasa telah pada waktu yang tepat, fasilitasi mereka untuk bertemu dan berbagi dengan komunitas lain.

9. Ciptakan Kopdar yang Rutin

Tidak ada artinya apabila anda memperkuat basis komunitas yang pada kenyataannya tidak pernah bertemu langsung. Keintiman yang nyata justru hadir ketika mereka sudah pernah bertemu dan menyapa di dunia nyata. Memfasilitasi pertemuan mereka adalah kewajiban untuk anda.

Sumber: http://goo.gl/VOxwnw

Bagaimana Melakukan Networking yang Menguntungkan Bagi Anda

Hari gini, tidak cukup hanya menggunakan jurus marketing massal.  Pasar sudah terlalu banyak dibombardir oleh brosur-brosur, iklan-iklan, telemarketer, dan sebagainya.  Yang seringkali dilupakan adalah PERSONAL APPROACH.  Padahal cara inilah yang paling mudah diingat.  Inilah cara membangun relasi yang berkesinambungan demi pertumbuhan bisnis anda.

Para Pengusaha, sudah terbukti 6x lebih mudah untuk berjualan ke orang yang Anda kenal daripada orang yang sama sekali tidak kenal Anda.  Banyak pula perusahaan-perusahaan yang bisa diajak kerjasama agar Anda bisa saling lebih cepat untuk mendapatkan prospek dan pelanggan.  Namun untuk mengoptimalkan peluang-peluang ini, Anda harus pandai NETWORKING.

Kalau bicara networking, Anda mungkin terbayang : Anda berada di suatu ruangan penuh dengan orang-orang yang bawa kartu nama, keliling kenalan sambil minum/makan.  Pastinya masuknya harus bayar! Nah, apakah selama ini NETWORKING Anda sebuah EXPENSE atau justru INVESTMENT?  Apakah Anda mendapatkan return on investment untuk biaya networking yang Anda keluarkan?  Atau justru hanya membuang waktu dan uang?

Kalau Anda mau menggunakan strategi ini di bisnis Anda, tapi belum sukses mendapatkan hasil, silahkan baca terus.  Dalam 2 tahun ini, saya telah meng-investasikan Rp 27.6 juta untuk networking.  Datang ke networking function, jadi member dari asosiasi yang relevant, dsb.  Hasil yang saya ada 5 Kesalahan Terbesar yang dilakukan para networker yang kurang sukses.  Ayo kita bahas bersama:
  1. Anda tidak punya strategi yang jelas.  Mau networking di mana? Mau dapatkan apa dari network tersebut?  Seberapa luas / dalam yang Anda harus lakukan?  Tanpa strategi yang jelas, networking asal-asalan bisa jadi sangat mahal.  Ada grup yang berguna; ada yang hanya untuk senang-senang saja.  Yang pasti semuanya kelihatan penting.  Tapi inilah seni membuat strategi yang harus Anda pelajari agar tidak membuang waktu, uang, dan tenaga Anda.
  2. Net-eating, Net-drinking, tapi bukan Networking.  Terlalu banyak makan dan minum, tapi kurang fokus terhadap networkingnya.  Ini biasanya disebabkan goal yang kurang diperjelas sebelum masuk ke networking.  Anda juga harus tahu bagaimana untuk mengimbangi “fun” dengan “tugas” Anda di sana.
  3. Networking terlalu luas. Anda memilih terlalu banyak networking group dan terkesan hanya sebagai orang yang hinggap-hinggap sana-sini.  Anda tidak punya waktu untuk memperdalam relasi didalamnya dan akhirnya, relasi Anda tidak cukup dalam untuk menghasilkan apa2.
  4. Anda terkesan tukang paksa.  Mungkin cara Anda yang terlalu agresif, senyum Anda yang terlalu lebar, cara bicara dan body language Anda yang terlalu memaksa… banyak orang yang justru dihindari pas mereka networking.  Perhatikan respons yang Anda dapatkan dari orang lain.
  5. Anda kurang bisa mengatur waktu.  Akhirnya Anda hanya bicara dengan 2-3 orang.  Seringkali Anda kesulitan untuk mengakhiri sebuah pembicaraan, apalagi dengan orang yang terlalu menggebu-gebu  Padahal Anda tahu, bahwa Anda semestinya sudah cari orang baru.  Hati-hati terjebak.
Yang pasti, networking bukan sesuatu yang natural bagi banyak orang.  Banyak pengusaha yang harus belajar lagi agar terkesan lebih professional.  Kalau Anda sukses untuk menjalin network yang luas dan dalam, jangan kaget kalau bisnis makin mantap dan referral dari klian Anda lebih banyak.  Jangan kaget kalau orang memperkenalkan Anda ke teman2nya dengan cara yang sangat positif.

Ingat! Networking is an INVESTMENT, not an expense!!

http://goo.gl/OQfEXW

Mengapa Kita Bekerja 8 Jam Sehari?

Satu hari kerja biasa adalah 8 jam saat ini. Tetapi tahukah Anda beberapa dekade yang lalu itu adalah sebuah kemewahan belaka? Apa alasan di balik dipilihnya jumlah 8 jam?

Jawabannya ada di balik pembenahan dalam Revolusi Industri yang terjadi di Inggris saat akhir abad ke-18. Saat itu perusahaan-perusahaan pada umumnya mulai memaksimalkan output pabriknya, dengan membuat proses produksi berjalan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Itulah satu-satunya cara untuk mencapai efisiensi dan meraup untung semaksimal mungkin. Kala itu bekerja 10-16 jam sehari merupakan suatu norma yang lazim diterima di masyarakat Inggris. Hal ini tentu sangat melelahkan bagi para buruh. Mereka merasa diperlakukan seperti mesin, tidak manusiawi.

Jam kerja harian yang sangat panjang tersebut tidak lagi bisa diterima para buruh dan sebagai tanggapan dari itu muncullah seseorang bernama Robert Owen yang memulai sebuah kampanye agar para pekerja tidak lagi harus membanting tulang tidak lebih dari 8 jam ehari. Slogannya adalah "Delapan jam kerja, delapan jam bersenang-senang, 8 jam istirahat."

Hingga suatu saat perusahaan produsen mobil AS Ford benar-benar mendengarkan saran Owen tersebut. Mereka menerapkan 8 jam kerja bagi stafnya dan mengubah standar kerja di lingkungan pabriknya. Ford tercatat sebagai salah satu dari sedikit perusahaan yang ada saat itu yang bersedia menerapkannyadi tahun 1914. Langkah tersebut memberikan dampak luas bagi penetapan standar jam kerja di seluruh dunia industri.

Satu hal yang mengejutkan banyak pihak adalah bahwa dengan memotong jam kerja sampai setengahnya, Ford malah menikmati untung berlipat! Produktivitas pegawainya meningkat dan setidaknya setara dengan mereka yang bekerja mati-matian sampai 16 jam sehari. Margin keuntungan pun berlipat ganda dalam 2 tahun saja. Hal ini mendorong perusahaan lain untuk mengadopsi kebijakan yang sama.

Dari sanalah, kita semua mengetahui bahwa jam kerja normal adalah 8 jam. Belum ada penjelasan ilmiah untuk itu.  Ini hanyalah norma yang diterapkan selama beberapa puluh tahun. (ap)

Sumber: http://ht.ly/svMAV

18 Cara untuk Menjual Produk Anda dengan Biaya Rendah

Sebagai seorang entrepreneur, merupakan hal yang penting untuk mengenalkan Brand Anda kepada orang banyak. Semakin banyak orang yang Anda jangkau, semakin banyak pula angka penjulan yang bisa Anda capai. Simple. Anda bisa menjadi desainer baju dalam ternama, atau seorang pembuat sandwich ternama di seluruh dunia, tapi jika Anda gagal memasarkan Brand Anda, dan cutomer tidak mengenal Anda, bagaimana cara anda menjual produk Anda?

Oleh karena itu, marketing merupakan hal yang harus benar-benar diperhatikan untuk seorang entrepreneur. Meskipun begitu, hal yang paling esensial yang harus anda perhatikan dalam marketing Anda pertama-tama adalah strategi marketing yang baik. Jangan sia-siakan seluruh dana Anda untuk sat chanel saja, tapi lihatlah segala kesempatan yang bisa Anda manfaatkan untuk mencapai penjualan yang lebih luas dan lebih jauh lagi.

Hal penting lainnya yang harus Anda ingat bahwa marketing merupakan hal yang terus berubah, maka Anda pun harus bisa terus berinovasi. Berinovasilah sehinga produk yang Anda jual bisa berbeda dari produk-produk yang ada di pasaran.

Berikut ini adalah 18 cara untuk menjual produk dan bisnis Anda:

1.  Tulislah sebuah berita

Tulislah sebuah berita yang berisi konten yang menjelaskan secara detail tentang bisnis Anda, dan apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari yang lain. Targetkan seluruh surat kabar yang dinilai relevan dengan bisnis Anda, dan jangan berhenti sampai disitu. Targetkan juga website, majalah, dan radio yang sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan.

2. Gunakalnlah media sosial yang berpengaruh, seperti Twitter.

Buatlah akun Facebook dan Twitter, serta sosial media lain yang sedang booming untuk bisnis Anda. Anda harus membuat orang-orang megenal dan peduli dengan produk Anda. Jika Anda memiliki sebuah toko atau stand, tweet lah tentang hal itu, atau apa saja yang Anda sediakan di toko Anda. Tweet pula diskon-diskon yang ada di toko Anda, dan tweet lah hal-hal yang dapat menginfokan produk Anda kepada masyarakat.

3. Gunakanlah Facebook

Manfaatkalah Facebook untuk mengiklankan poduk Anda secara gratis, dengan cara membagikan foto-foto dan berita-berita penting yang menarik yang bisa menarik minat masyarakat.

4. Buatlah sebuah Website

Untuk sebuah bisnis yang ingin berkembang dan sukses, sangat perlu dibuat sebuah Website. hal pertama yang dilakukan customer saat ingin membeli sebuah produk adalah mencarinya lewat Google. Sebuah Website yang menarik dapat membuat bisnis Anda terlihat profesional, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda. sosial media yang Anda gunakan juga harus terhubung dengan Website Anda.

5. Tulislah sebuah blog

Ini adalah cara yang paling cepat untuk menjaga relevansi website Anda. Dengan blog Anda juga dapat mempengaruhi orang-orang untuk terus membuka website Anda, dan memperbanyak pengujung web. Anda harus berperan sebagai orang yang paling ahli dalam bidang yang Anda jual. JIka orang-orang menyukai apa yang Anda tulis, mereka akan lebih menghargai Brand Anda.

6. Marketing melalui email

Email dapat memudahkan Anda untuk berhubungan dengan berjuta-juta orang hanya dengan satu tombol “kirim”. Anda bahkan bisa mendapatkan calon-calon pembeli potensial melalui email. Cara mendapatkan customer pun mudah. Anda cukup memberikan kolom alamat email untuk mereka isi, kapanpun  mereka membeli produk dari Anda, sehingga hubungan Anda dengan cutomer Anda tidak terputus.

7. Buatlah pembeli Anda sebagai agen promosi Anda

Konsumen yang berpotensi umumnya mengenal produk Anda dari kenalan atau sahabat mereka, yang merekomendasikan produk Anda. Jadi, mengapa Anda tidak memanfaatkan hal ini? Anda bisa menbuat konsumen Anda menjadi seorang Brand Ambassador. Anda bisa memberikan mereka diskon khusus jika mereka merekomendasikan produk Anda ke masyarakat luas.

8. Buatlah konsumen Anda menjadi fans produk Anda

Anda harus melihat bagaimana Steve Jobs dapat membuat beribu orang mencintai dirinya, dan sangat setia dengan produk-produk yang ia luncurkan. Anda harus membuat produk, bahkan diri Anda sendiri sangat menarik, hingga semua orang tertarik untuk mempromosikannya kepada teman mereka.

9. Tawarkan kartu diskon

Cara untuk memberikan hadiah kepada konsumen Anda yag loyal adalah dengan memberikan kartu diskon. Hal ini dapat membantu membangun loyalitas orang-orang terhadap Brand Anda, dan mereka akan terus kembali lagi untuk menikmati diskon-diskon yang Anda berikan.

10. Mintalah testimonial dari pelanggan Anda

Mintalah Testimonial dari pelanggan Anda yang merasa puas dengan produk yang Anda jual. Hal itu dapat mempengaruhi masyarakat lain, karena adanya pengalaman yang positif dari orang lain, keyakinan akan produk Anda dapat semakin berkembang.

11. Buatlah sebuah Kompetisi

Buatlah sesuatu yang dapat dibicarakan orang banyak. Buatlah sebuah kompetisi menarik yang dapat menjadi bahan pembicaraan orang-orang, dan dapat mengundang orang-orang untuk terlibat dengan Bisnis yang Anda jalankan. Keterlibatan itu tidak hanya  sebatas sebagai pembeli, tapi juga dapat terlibat langsung melalui kompetisi yang Anda adakan.

12.  Mintalah para pakar untuk menulis di website Anda

Salah satu cara untuk membuat website atau majalah Anda dapat dipercaya adalah dengan melalui testimonial para pakar. Mintalah CEO dari perusahaan tertentu menuliskan testimonial mereka dalam website Anda. Ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan reputasi Bisnis Anda.

13. Cobalah dan menangkan sebuah penghargaan Bisnis

Masuk nominasi penghargaan di dunia Bisnis tidaklah sesulit yang dibayangkan. Untuk beberapa orang, hal yang perlu dilakukan hanyalah sekedar mengisi aplikasi. Jika Anda sukses, koran-koran lokal bisa tertarik untuk meliput bisnis Anda sehingga networking Anda semakin luas.

14. Bentuklah kemitraan

Untuk seorang trader tunggal, terkadang kemitraan sangat dibutuhkan untuk membangun Bisnis yang lebih besar. Bekerja sama dengan Bisnis lain berarti Anda bisa memiliki akses untuk konsumen mereka. Anda juga memiliki orang-orang yang dapat mebantu Anda melewati kesulitan-kesulitan dalam menghadapi permasalahan Bisnis Anda.

15. Buatlah kegiatan sosial

Membantu sebuah organisasi sosial akan sangat berpengaruh untuk Brand bisnis Anda. memiliki dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dapat menaikkan pamor Anda di dunia Industri, dan membantu penjualan nantinya.

16. Mintalah seorang ahli untuk menulis di website Anda

Di luar sana, terdapat begitu banyak orang-orang yang berkompetensi di berbagai bidang tertentu. Mintalah mereka untuk menulis artikel di website Anda. Update berita yang terus-menerus dapat membantu menaikkan rangking perusahaan Anda dalam SEO.

17. Manfaatkan Youtube

Tidak hanya memanfaatkan sosial media untuk membantu mempromosikan Brand Anda, Anda juga dapat memanfaatkan Youtube untuk mempromosikan Branda Anda. Dengan memanfaatkan Youtube, Anda dapat pengiklanan melalui visual dan Audio, yang dapat secara langsung menyentuh konsumen Anda.

18. Buatlah business card yang menarik

Business card bisa dengan murah diperoleh dan dapat memberi kesan yang baik dari bisnis Anda. Dengan business card, Anda dapat terkesan profesional dan dapat membuat orang-orang mengingat Bisnis Anda. Jika Anda bertemu dengan konsumen-konsumen yang berpotensi, berikanlah kartu Bisnis Anda. Dengan begitu mereka dapat mengingat Anda dan menghubungi Anda di kemudian hari.

sumber: http://goo.gl/JPyHZD

Inilah Hal yang Membuat Konsumen Tidak Puas

Konsumen yang tidak puas akan bereaksi dengan tindakan yang berbeda. Secara umum, pemasaran produk dan atau jasa lebih menekankan integrasi antara produk, harga, promosi, dan distribusi. Semua diarahkan untuk mencapai omzet penjualan yang maksimal atas produk, tak ketinggalan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Sebagaimana diketahui keputusan membeli tidak saja berakhir dengan traksaksi tapi berlanjut sampai tahap purna beli. Di tahap ini konsumen akan merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan yang bakal mempengaruhi perilakunya.

Bila merasa puas pelanggan akan melakukan pembelian ulang atau membeli produk lain di perusahaan yang sama di masa datang. Pelanggan puas cenderung menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan kepada orang lain. Oleh karena itu, pelanggan yang puas merupakan promosi secara tidak langsung. Menurut Kotler, kepuasan sebagai fungsi dari seberapa dekat harapan pembeli atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan pembeli atas produk tersebut.

Jika kinerja produk lebih rendah daripada harapan, pembeli akan kecewa. Jika ia sesuai harapan, pembeli akan puas dan jika ia melebihi harapan, pembeli akan sangat puas. Perasaan konsumen setelah membeli produk akan membedakan apakah mereka akan membeli kembali produk tersebut dan membicarakan hal-hal yang menguntungkan atau tidak menguntungkan tentang produk tersebut kepada orang lain.

Harapan konsumen terbentuk berdasarkan pesan yang diterima dari penjual, teman, dan sumber-sumber informasi lainnya. Apabila penjual melebih-lebihkan manfaat suatu prosuk, konsumen akan mengalami harapan yang tidak tercapai. Hal itu menyebabkan ketidakpuasan. Semakin besar kesenjangan antara harapan dan kinerja yang dihasilkan suatu produk, akan semakin besar ketidakpuasan konsumen. Konsumen yang merasa tidak puas akan bereaksi dengan tindakan yang berbeda. Ada tiga kategori tanggapan atau komplain terhadap ketidakpuasan.

Pertama, kategori ini meliputi usaha menyapaikan keluhan secara langsung atau meminta ganti rugi ke perusahaan. Bila pelanggan melakukan, perusahaan masih mungkin memperoleh beberapa manfaat. Di antaranya, pelanggan memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk memuaskan mereka. Selain itu ada resiko publisitas buruk dapat ditekan, baik publisitas dalam bentuk rekomendari dari mulut ke mulut, maupun melalui media massa. Namun yang tidak kalah pentingnya memberi masukan mengenai kekurangan pelayanan yang perlu diperbaiki perusahaan. Melalui perbaikan, perusahaan dapat memelihara hubungan baik dan loyalitas pelanggan.

Kedua, tindakan yang dilakukan untuk memperingatkan atau memberitahu kolega, teman atau keluarganya mengenai pengalamannya dengan produk atau perusahaan yang bersangkutan. Umumnya tindakan ini sering dilakukan dan dampaknya sangat besar bagi citra perusahaan.

Ketiga, tindakan yang dilakukan meliputi usaha meminta ganti rugi secara hukum, menulis surat pembaca, atau secara langsung mendatangi lembaga konsumen, instansi hukum dan sebagainya. Tindakan seperti ini cukup merepotkan perusahaan yang tidak memiliki prosedur penanganan keluhan yang baik.

Meski demikian, kadangkala pelanggan lebih memilih menyebarluaskan keluhannya kepada masyarakat luas. Secara psikologis lebih memuaskan dan cepat mendapat tanggapan dari perusahaan.

Setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi apakah seorang konsumen yang tidak puas akan melakukan komplain atau tidak. Pertama, penting tidaknya konsumsi yang dilakukan. Menyangkut derajat pentingnya produk bagi konsumen, harga, waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi produk, serta social visibility. Kedua, pengetahuan dan pengalamam, yakni jumlah pembelian sebelumnya, pemahaman akan produk, persepsi terhadap kemampuan sebagai konsumen, dan pengalaman komplin sebelumnya. Ketiga, tingkat kesulitan dalam mendapatkan ganti rugi, meliputi jangka waktu penyelesaian masalah gangguan terhadap aktivitas rutin, dan biaya. Dan Keempat, peluang keberhasilan dalam melakukan komplain.

Sumber: ht.ly/syJvH

Zong Quinghou: Penjual Susu yang Miliki Pabrik Minuman Terbesar di China

Zong Quinghou ialah miliuner China yang juga adalah pendiri dan CEO (chief executive officer) di Hangzhou Wahaha Group yang merupakan perusahaan minuman papan atas di negeri tirai bambu. Ia menduduki posisi pria terkaya di dunia dengan kekayaan sebesar 11,6 miliar dollar.

Zong lahir bulan Oktober 1945 di Zhejiang, China. Saat ia lulus dari sekolah menengah, ia harus kembali ke rumah karena ibunya pensiun. Karena pendidikan yang tidak memadai itu, ia tidak bisa menemukan pekerjaan yang layak. Ia pun memulai berbisnis kecil-kecilan, dari menjual susu di distrik Shangcheng. Kemudian ia memimpin perusahaan Wahaha yang mendistribusikan es, minuman bersoda dan alat tulis. Zong bekerjasama dengan dua guru sekolah dan meminjam 140 ribu yuan untuk memulai produksi dan mendistribusikan susu. Dalam dua dekade ia berekspansi sehingga perusahaannya berkembang dari sebuah toko kecil di sebuah sekolah sampai menjadi perusahaan yang besar dan mapan.

Gaya bekerjanya otokratis disertai etika kerja yang kokoh. Dengan kualitas entrepreneurial yang penting ini, ia berhasil membuat Wahaha menjadi pabrikan minuman terbesar di China. Ia juga mendirikan Pabrik Makanan Wahaha di Hanzhou. Minuman bernutrisi itu menjadi pondasi kerajaan bisnis yang sukses itu. Saat pemerintah menyaksikan penjualan Wahaha yang demikian tinggi, pemerintah mengajaknya mengakuisisi sebuah pabrik pengalengan yang merugi. Zong sepakat dan perusahaan-perusahaannya melebur menjadi satu di tahun 1991 meskipun terjadi pertentangan dengan para karyawan yang menyalahkan Zong karena dianggap begitu rakus dan kapitalis.

Zong Qinghou menerima sejumlah penghargaan dan gelar dari Serikat Dagang China seperti National Excellent Entrepreneur. Ia juga diberikan gelarNational Excellent Manager, Model of Patriotism to Support the Armed Forces dan Outstanding Builder of Socialism with Chinese Characteristics".

Zong menerima gelar First Chinese Entrepreneurs Entrepreneurship Prize. Di tahun 1992, ia memenangkan State Spark Second Prize yang diberikan padanya oleh Komisi Sains Negara. Di tahun 1994, ia dinobatkan sebagai China Management Master.

Zong menyerahkan semua imbalan yang diterima sebagai donasi tetapi ia tidak cuma memberikan secara cuma-cuma. Ia yakin bahwa kaum papa harus bekerja keras mengangkat diri mereka sendiri dari kemiskinan yang menjebak. Menurutnya, memberikan bantuan begitu saja tidaklah bijak karena mereka tidak akan membelanjakannya dengan penuh pertimbangan.

Zong menjadi anggota Kongres Rakyat Nasional China di bulan Maret 2013. Menurut Forbes, ia menjadi pria terkaya di China pada tahun 2010.

Di tahun 2012, Zong menduduki peringkat teratas daftar orang terkaya di China dan 86 di dunia. Zong terlibat dalam kontroversi tahun 2008 saat 'Caijing sebuah majalah China melaporkan bahwa dirinya diinterogasi untuk dugaan penghindaran pajak hingga 300 juta yuan.

Zong Qinghou menikah dengan Shi Youzhen dan memiliki satu anak perempuan bernama Kelly. Istrinya ialah Manajer Pembelian di Wahaha. Anak perempuannya yang kuliah di Pepperdine University, AS, juga memainkan peran penting di perusahaan. Namun, Zong belum mengukuhkannya sebagai pengganti sampai sekarang. Taipan ini juga mempertimbangkan masuk ke dunia ritel. Rencananya ialah membuka ratusan supermarket di sejumlah kota. (ap)

sumber : http://ht.ly/symRv

Rabu, 18 Desember 2013

AHMAD ABDUL HADI - Eksportir Buah Unggulan Indonesia


Saat Ahmad Abdul Hadi melihat peluang mengekspor mangga gedong produksi lahan keluarganya, ia sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang cara mengekspor. Berkat kemampuannya belajar dan mencoba, ia berhasil mengirim buah-buah unggulan Indonesia ke berbagai penjuru dunia.

Hadi pria kelahiran Cirebon, 7 Oktober 1984 ini hidup di keluarga yang memiliki perkebunan mangga jenis gedong gincu. Keluarganya memiliki lahan seluas hampir 1 hektare di Kampung Kedawung, Cirebon. Setiap kali panen, ia mengamati bahwa mangga-mangga tersebut semuanya dikirim dan didistribusikan hanya sebatas antar kota dan pasar domestik. Mengapa tidak diekspor?

Keinginan menembus pasar ekspor menari-nari di pikirannya. Namun, ia belum mengerti seluk beluk mengenai proses ekspor, bagaimana prosedurnya, bagaimana dokumen-dokumennya, bagaimana cara mencari pembeli, dan sebagainya. Lewat internet, ia rajin mencari tahu tentang tata cara ekspor. Ia juga memotret beberapa contoh mangganya untuk di e-mail kepada calon-calon pembeli.

Akhirnya, ada satu pembeli dari Singapura yang menerima tawarannya. Sebelum barang dikirim, pembeli Singapura ini ingin melihat contoh buahnya. Saat membawa beberapa sampel buah ke Singapura, Hadi sempat tertahan di Bandara Changi karena penampilan yang kurang meyakinkan, plus ia tidak membawa sertifikat untuk mangga-mangganya. Di sana, ia baru mengetahui produk pertanian harus menyertakan sertifikat agar bisa masuk ke Singapura.

Singkat kata, Hadi mencapai kesepakatan dengan pembeli Singapura itu. Paket ekspor pertama dari CV Sumber Buah, berisi mangga gedong gincu dengan merek SAE, dikirim tanggal 13 Oktober 2008. Ia tidak akan pernah lupa tanggal tersebut, karena selain ekspor pertamanya, tanggal ini berbarengan dengan ulang tahun ibunya. Dalam dua bulan, mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen, Universitas Swadaya Gunungjati, Cirebon ini berhasil mengekspor total 17,5 ton ke pembeli tersebut. Pembeli pertama asal Singapura ini banyak memberi ilmu kepada Hadi, mulai dari urusan dokumen hingga cara packaging yang baik.

Pada tahun 2009, sekitar 200 ton buah asal Indonesia (sebagian besar mangga) berhasil diekspor ke berbagai negara, seperti Singapura, Hongkong, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Belanda. Bukan kebetulan ia mendapat pembeli dari kawasan Arab karena ia pernah mondok di Pesantren Gontor Darussalam, Ponorogo, Jawa Timur, yang sehari-hari mempelajari bahasa Inggris dan Arab secara intensif.

Keberhasilan Hadi menembus pasar ekspor ini menarik perhatian Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Cirebon karena biasanya yang berhasil mengekspor itu adalah pengusaha yang berasal dari kota-kota besar saja. Ia pun diajak pada pameran ke luar negeri, seperti Bahrain, Kuwait, dan Hongkong, yang memberinya tambahan pembeli.

Kini, Hadi berhasil mengekspor 500 ton buah per tahun, terdiri dari mangga, manggis, rambutan, jambu biji, salak, dan sebagainya. Hasil panen sebanyak itu berasal dari lahan perkebunan mitranya yang berasal dari Cirebon, Medan, Bali, NTB, hingga Kalimantan. Ia berhasil menyejahterakan puluhan karyawan beserta ribuan petani mitranya.

Quick Tips

Tidak tahun bukan alasan untuk tidak memulai bisnis, karena internet menyediakan semua info yang kita butuhkan.

 Sumber : 101 Young CEO

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More