Selasa, 14 Januari 2014

Apa yang Harus Diperhatikan Pengusaha Internet Ketika Memulai Startupnya ?

Bagi orang yang belum pernah memulai bisnis, pertanyaan “how to start ?” menjadi pertanyaan yang sangat rumit, terutama jika di lingkungan kita belum ada teman-teman atau komunitas entrepreneur yang mendorong terbentuknya mindset dan juga pengetahuan untuk memulai bisnis.

Takahiro Suzuki, General Manager dari Cyber Agent Ventures Jakarta memberikan pandangannya mengenai apa yang harus diperhatikan oleh internet entrepreneur ketika memulai sebuah startup.


Diferensiasi dan demand

Apa yang mau dilakukan ? Mau buat bisnis apa ? Diferensiasinya ada atau tidak ?  Mereka harus tahu apakah ada market untuk bisnis ini, demandnya ada atau tidak ? seberapa besar ? Konsep utama dari entrepreneurship adalah solving problem dari suatu masalah di mana foundernya memiliki passion di bidang itu, harus dicek apakah problem yang akan di-solve benar-benar ada atau tidak?  Apakah service yang diberikan akan memuaskan orang? Semakin besar problem yang dipecahkan, semakin besar kemungkinan digunakan oleh orang banyak.


Tim

Apakah tim ini memiliki kapasitas yang bagus ? Apakah terdiri dari orang yang punya passion ? apakah memiliki keahlian yang memadai dan sesuai dengan yang dibutuhkan? Kira-kira tim ini bisa menang atau tidak ? Find your own strength on the team.
Jika dihadapkan pada dua kondisi :
  1. Suatu tim mau start membangun ecommerce karena mereka merasa bisnis ini profitable, atau
  2. Suatu tim yang memulai ecommerce karena mereka punya passion dan suka bidang ecommerce.
Menurut kami yang punya chance lebih besar untuk menang adalah tim yang punya passion dan suka bidang ecommerce.  Tim yang membangun ecommerce untuk mendapat profit di masa depan tidak cukup untuk memenangkan market


Strategi

Bagaimana caranya supaya menang melawan kompetitor ? Founder membuat startup bukan hanya untuk buat produk saja lalu selesai, tetapi juga harus menang di market. Bagaimana strategi untuk mendapat traction ? Semua entrepreneur pasti mau jadi no 1 tetapi apakah strategi yang dibuat bisa diimplementasikan atau tidak. Senantiasa belajar dari kompetitor kita atau yang tipe bisnisnya mirip dengan kita di dalam dan luar negeri, kenapa user pakai servis kompetitor kita?  harus analisa apabila kita lihat kompetitor kita bisa memuaskan kebutuhan user, dan kembangkan untuk service kita sendiri.


Harus fokus pada fitur terpenting

Di bisnis internet, karena rendahnya biaya untuk melaunch produk, akibatnya begitu banyak produk yang ada di market, market jadi crowded, mengakibatkan founder yang akan me-launch startup baru, harus fokus mendeliver hanya satu message penting dan kuat kepada user dalam bentuk fitur yang memecahkan masalah yang penting bagi user, bila dianggap berhasil memecahkan masalah itu, baru tambahkan fitur-fitur lain.

Sumber : http://goo.gl/In3mSq

Kenapa Pengusaha Muda Membutuhkan Seorang Mentor

Dunia bisnis yang dihadapi oleh pengusaha muda, terutama yang terjun di bisnis internet, memiliki tingkat kompetisi yang tinggi dan market yang ramai.

Saat Anda memikirkan seorang mentor, mungkin Anda membayangkan seseorang yang akan menghabiskan waktu Anda untuk memperhatikan apa yang dia lakukan sambil memberikan beberapa nasehat-nasehat umum.

Nyatanya, seorang mentor bisa menjadi aset berharga untuk sebuah bisnis yang masih baru. Kebanyakan founder ingin melakukan segalanya sendiri, tapi melakukan semuanya sendirian tidak terlalu membantu Anda saat sedang memulai hal baru. Berikut adalah beberapa alasan mengapa seorang mentor bisa sangat membantu Anda menjadi seorang pengusaha sukses :

Mengisi kekosongan Skill

Tidak ada seorangpun yang mengetahui semua seluk beluk sebuah bisnis teknologi. Carilah seorang mentor yang memiliki beberapa kemampuan yang tidak Anda miliki sekarang, seperti cara berurusan dengan pelanggan, manajemen keuangan, atau cara meluncurkan sebuah produk atau jasa. Carilah melalui media online seperti forum dan situs untuk menemukan orang-orang berpengalaman, atau eksplorasilah jaringan Anda melalui LinkedIn, Twitter, dan Facebook. Anda bisa saja benar atau salah, tapi mungkin saja hal-hal di atas bisa menjadi penghubung Anda dengan orang-orang yang memiliki banyak pengetahuan. Seorang mentor dalam dunia wirausaha berlaku seperti pelatih dan bisa sangat membantu Anda mepertajam kemampuan dan memfokuskan ide Anda sebagai pengusaha agar bisa mengantisipasi tantangan yang akan Anda hadapi dengan lebih baik.

Menyeimbangkan

Memulai bisnis apapun bisa menjadi sesuatu yang terlampau besar untuk Anda. Seorang mentor bisa membantu Anda untuk memprioritaskan setiap hal dan mengaturnya. Beberapa tugas lebih penting dari yang lain dan dengan mengetahui apa yang perlu diselesaikan duluan adalah pelajaran berharga yang bisa menjaga segalanya berjalan lancar tanpa terlalu banyak stress.

Mungkin Anda adalah seseorang yang sudah terorganisir, tapi memulai sebuah bisnis tidak seperti apapun yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Kebanyakan mentor memiliki pengalaman bertahun-tahun dan sudah mengetahui apa yang harus segera diselesaikan dan apa yang bisa dikesampingkan terlebih dahulu.

Membangun Relasi

Mentor Anda kemungkinan besar memiliki relasi dengan banyak orang profesional. Relasi yang mereka miliki bisa menjadi aset yang sangat bernilai untuk Anda, terutama dalam hari-hari awal Anda menjadi pengusaha. Koneksi-koneksi tersebut biasanya termasuk supplier, distributor, dan bahkan orang yang berhubungan dengan marketing atau periklanan. Jangan berhenti mencari dan menyerap semua nasehat dan bantuan yang bisa Anda dapatkan. Beberapa koneksi ini mungkin bisa membantu bisnis Anda dari segi finansial.

Seorang mentor wirausaha tidak hanya menawarkan nasehat dan arahan, tapi juga bisa menjaga Anda tetap termotivasi sebagai pengusaha. Bantuan ada di luar sana, dan harus Anda manfaatkan untuk keuntungan Anda!

Sumber: http://goo.gl/eQhMCw

Kerugian dan Keuntungan dari memulai Start Up sejak remaja

Untuk kebanyakan orang, tahun-tahun remaja mereka dianggap dan digunakan bagai harta karun, waktu bebas yang ada dalam hidup mereka – seperti yang Anda ketahui, waktu sebelum mendapat tanggung jawab yang akan mengejar kita. Untuk yang lain, kehidupan seperti itu bisa dikesampingkan, dan digunakan untuk memulai sesuatu. Tapi di kubu mana Anda harus berada?

Analisis berikut mungkin akan membantu Anda menentukannya:

Kerugian memulai startup sejak remaja :

Waktu – Untuk melihat apakah Anda bisa menyisihkan cukup banyak jam dalam hari Anda untuk menjalankan bisnis, buatlah sebuah budgeting waktu. Pisah-pisahkan waktu Anda dalam satu minggu, waktu untuk sekolah, keluarga, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan olahraga, teman, dan rapat di klub. Seberapa banyak waktu bebas Anda yang tersisa? Jika Anda tidak bisa melepaskan sebagian atau seluruh kegiatan ekstrakurikuler, Anda tidak memiliki cukup waktu untuk memulai bisnis.

Dana- Jika Anda menyukai kegiatan menonton film atau makan di luar rumah, silahkan ucapkan selamat tinggal pada kegiatan itu. Uang yang tadinya Anda gunakan untuk hal tersebut akan mengalir ke bisnis Anda. Anda mungkin juga akan meminjam dari orang tua atau saudara untuk menutupi biaya startup Anda.

Resiko- Anda mungkin memiliki ide yang bagus, sebuah perencanaan bisnis (business plan) yang luar biasa dan dana untuk mendukungnya. Tapi ada sebuah kemungkinan Anda akan gagal, dan semua waktu serta dana yang sudah Anda investasikan akan melayang. Apakah Anda sudah siap untuk menerima kegagalan seperti itu?

Kemungkinan lain- Apakah Anda bisa mengatasi hal lain yang dibutuhkan untuk startup? Pertimbangkan hal-hal yang mungkin Anda lewatkan, mungkin selain digunakan untuk memulai bisnis, Anda bisa menggunakannya dengan cara yang berbeda, misalnya, jalan-jalan atau membeli mobil.


Keuntungan memulai startup sejak remaja :

Pengalaman- Memulai bisnis adalah sebuah kerja keras, tapi beberapa orang berkata itu adalah pekerjaan terbaik di dunia. Anda yang membuat keputusan, berpikir dari sudut pandang baru dan menikmati hasil usaha Anda. Apakah merelakan waktu bermain Anda untuk menjaga kios Anda sendiri merupakan sebuah pengorbanan? Mungkin saja, tapi jika Anda mencintai bisnis Anda dan senang menjalaninya, pekerjaan Anda juga bisa menjadi hal yang menyenangkan.

Dana- Jika Anda memiliki pekerjaan yang dibayar per jam, sebuah pekerjaan yang biasa dibuka untuk remaja, disana ada batasan untuk jumlah uang yang bisa Anda dapatkan. Walaupun tidak ada garansi pasti untuk kesuksesan finansial, jika Anda sukses, Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang daripada jika Anda bekerja pada orang lain.

Tantangan- hanya sedikit aktivitas yang akan menantang bisa Anda seperti saat memulai bisnis. Anda akan menguji kemampuan Anda dan menemukan apa yang Anda mampu lakukan. Apakah Anda kreatif? Apakah Anda seorang manager yang baik? Atau strategis? Bisakah Anda menjual? Inilah kesempatan Anda untuk mencari tahu. Walaupun Anda gagal, Anda pastinya sudah belajar banyak.

Kemampuan baru- Anda bisa bertemu dengan orang-orang dewasa yang tertarik dengan entrepreneur dan menjalin relasi dengan orang-orang yang tidak biasa Anda temui. Lalu Anda akan nyaman berbicara dalam kelompok dan menjual produk atau ide Anda, serta mempraktekkan kemampuan lain yang akan berguna sepanjang hidup Anda. Hal ini juga merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa yang bisa dituliskan saat Anda membuat surat lamaran.

Sumber: http://goo.gl/VBsjUk

Dari Mana Saya Harus Memulai Usaha?

Editor’s note : “Bagaimana cara memulai menjadi pengusaha ?” Pertanyaan ini sangat banyak ditanyakan oleh orang yang ingin memulai bisnis. Anda bisa mendapatkan banyak jawaban dari berbagai sudut pandang. Berikut ini adalah jawaban dari Oliver Emberton, founder dari Silktide, sebuah software company di Inggris.

Anda tidak butuh kualifikasi tertentu, uang atau otak sebesar planet atau bahkan sebuah ide yang bagus sekali. Yang dilakukan entrepreneur adalah membuat “sesuatu” yang secara konsisten menghasilkan uang.

Pikirkanlah, sebuah perusahaan sebagai mesin yang Anda desain dan bangun, berikut ini adalah McDonalds :
Cara menjadi pengusaha Mcdonald business machine

Mesin Anda pasti memiliki bagian-bagian tertentu. Ia menjual sesuatu kepada seseorang dan me-re invest sebagian penjualan untuk membantu membuat penjualan di masa depan. Yang tersisa adalah profit untuk owner. Berikut ini adalah contoh dari Google :
cara jadi pengusaha contoh Google

Jika Anda bisa men-desain, membangun dan memelihara mesin ini, Anda bisa menjadi kaya. Namun tentu saja tidak mudah.


Saatnya bicara tentang diri Anda

Anda anak muda, tidak kaya, sulit mendapat kerja atau membenci pekerjaan Anda ? Mungkin sedikit sifat “memberontak” ? Perfect, Anda tidak punya kebiasaan buruk dan mungkin akan bekerja sampai kuku Anda patah dan mata Anda jatuh ke meja. Dunia menunggu Anda.

Anda orang yang lebih tua, bijaksana, sedikit uang disimpan di rekening bank Anda dengan pekerjaan stabil ? Mungkin sedikit kredit rumah dan anak-anak ?  PR Anda menjadi entrepreneur sedikit lebih berat, tetapi tetap bisa dikerjakan.

Kualitas terpenting dari entrepreneur yang bagus adalah energi dan determinasi. Hal lainnya adalah menjadi seorang yang persuasif, hal ini bisa dipelajari. Saya mulai sebagai orang super pemalu di usia 21, saya dengan cepat belajar bagaimana menjual karena itu satu-satunya cara supaya saya bisa makan.

Cukup kalimat pembukannya, sekarang mari buat Anda lebih kaya dari sebelumnya


“The idea”

Lupakan hal-hal nonsense yang Anda dengar tentang value dari sebuah ide.
Ide itu murah.

Ide bisnis itu bernilai lebih kecil daripada sandwich yang sudah dimakan separuh. Setidaknya Anda bisa makan sandwich.

Tentu saja Anda butuh ide. Tetapi ketahuilah bahwa perusahaan yang sukses mendapatkan pendanaan bukan hanya dari ide brilian yang liar. Starbucks memulai dengan menjual kopi di Seattle. Facebook membangun MySpace yang lebih baik, Google membangun Yahoo search yang lebih baik. Microsoft meng-copy Apple – sedangkan Apple meng-copy Xerox.


Original ideas are overrated

Yang tidak overrated adalah  timing. Google memilih waktu yang tepat untuk membangun search engine, kalau Anda mau membuatnya sekarang ya good luck deh.

Kebanyakan orang takut memulai bisnis ketika ada kompetisi, tetapi kompetisi bisa saja merupakan hal baik.

Tempat terbaik membuat restoran baru adalah tepat di sebelah restoran lain yang sudah sukses. Mereka sudah dengan baik hati dan kerja keras membangun audience. Banyak bisnis bagus mendompleng kesuksesan bisnis lainnya, lebih baik memiliki beberapa kompetitor daripada tidak sama sekali, handa hanya perlu menjadi 10% lebih baik.

Saya secara personal merekomendasikan menjual sesuatu yang Anda dan teman Anda akan membeli dalam hitungan detik. Anda akan mengerti bidang yang Anda sendiri kuasai, Anda akan mengerti customer Anda, Anda akan sangat passionate terhadap apa yang Anda lakukan.

Jika Anda bisa membuat bahwa perusahaan Anda adalah tentang “why” bukan “what” nya, Anda akan menginspirasi diri Anda sendiri dan orang-orang di sekitar Anda. Untuk bisa survive ke langkah berikutnya, Anda membutuhkan butiran-butiran inspirasi.


Memulai 

Memulai perusahaan sedikit banyak mirip dengan membesarkan anak, semua orang mengasumsikan Anda tahu apa yang Anda lakukan, tetapi si bayi dan perusahaan kan terlahir tanpa buku manual instruksi, Anda melaluinya dengan jatuh bangun dan belajar sambil berjalan.
Pada awalnya kemungkinan besar Anda akan gagal. Tujuan Anda adalah membangun mesin uang, tapi mungkin Anda tidak memiliki keseluruhan bagian  dari yang dibutuhkan. Ide Anda mungkin saja separuh salah, tetapi Anda tidak tahu bagian mana yang salah, hal ini normal sekali.

cara jadi pengusaha 2

Bagian besar dari memulai perusahaan adalah meyakinkan orang untuk  mempercayai Anda. Ketika Steve Jobs mendirikan Apple, ia tidak punya uang dan tidak punya customer, yang terjadi kemudian ia menjadi seorang entrepreneur hebat.

Yang pertama ia lakukan adalah meyakinkan toko komputer lokal untuk meng-order produk Apple yang bahkan belum dibuat, berikutnya dia meyakinkan supplier komponen yang dibutuhkan untuk membuatnya dengan order yang dia dapat untuk meyakinkan supplier bahwa ia bisa membelinya. Lalu Jobs dan tim kecilnya bekerja di garasi untuk membangun komputer pertama, diantarkan ke toko tepat waktu dan membuat profit lumayan. Apple dilahirkan dengan modal minim sekali.

 
Seringkali ketika menjalankan semua ini entrepreneur harus juggling antara membangun the perfect company (idealist) dan membayar tagihan (realist) – ketiadaan ke-duanya bisa-bisa membunuh bisnis Anda. Banyak yang mempercayai bahwa realist / idealist partnerships adalah hal umum dalam bisnis.

Sumber: http://goo.gl/uIX4rB

Daniel Wjuniski: Pendiri Portal Informasi Kebugaran Paling Populer di Amerika Selatan

Pada tahun 2004, Daniel Wjuniski dan rekannya Fernando mengetahui adanya permintaan yang tinggi dalam bidang informasi kebugaran dan kesehatan online di negara mereka dan kemudian menciptakan WebMD di Brazil.

MinhaVida yang dimulai sebagai situs informasi gizi tersebut telah berkembang menjadi sebuah sumber informasi online yang membahas berbagai masalah kesehatan terkini. Di sana pengunjung dapat mengakses secara instan gudang konten yang terdiri dari lebih dari 15 ribu teks dan panduan yang ditulis oleh berbagai ahli kesehatan, peneliti dan universitas. Dengan 12 juta pengguna terdaftar dan 10 juta hits per bulan, situs itu menjelma sebagai portal kebugaran dan kesehatan terpopuler di Amerika Selatan dan terus menanjaknmenjadi brand kebugaran dan kesehatan yang paling populer di Brazil.

Melalui mentoring dan pengenalan pada pengacara dan konsultan, startup milik Wjuniski ini terus berjuang mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dengan menggunakan berbagai strategi keuangan dan struktur organisasi yang tepat agar mendukung pekerja yang jumlahnya makin lama makin banyak. (end/ap)

sumber:

Stop Buat Keputusan yang Buang Waktu dan Dana

Banyak entrepreneur mengelola usaha mereka dengan mengandalkan naluri mereka untuk membuat keputusan-keputusan penting yang sering memunculkan hasil yang buruk. Sebaliknya, saat para entrepreneur bersikeras untuk menggabungkan logika dan bukti nyata, mereka membuat pilihan yang lebih baik dan perusahaan diuntungkan karenanya.

Berikut adalah 3 cara untuk memperkenalkan manajemen berbasis bukti di perusahaan Anda:
  1. Mintalah bukti. Kapan pun siapa saja membuat klaim yang menarik, mintalah data pendukung sebagai buktinya. Jangan mempercayai pernyataan orang begitu saja.
  2. Ujilah logika. Perhatikan dengan cermat bukti yang diberikan dan yakinkan bahwa logika dan nalar bekerja untuk memastikan kebenarannya. Pikirkan dengan mendalam dengan cara berpikir sebab-akibat.
  3. Dorong ekperimen. Jika Anda tidak memiliki bukti, buatlah bukti. Undanglah para karyawan untuk melakukan sejumlah eksperimen kecil untuk menguji viabilitas strategi yang diajukan dan gunakan data yang dihasilkan untuk memandu pembuatan keputusan. (hbr/ ap)
Sumber: http://ht.ly/svKZa

Bagaimana Memasarkan Produk Berbasis Komunitas

Tentunya Sebuah startup memiliki kewajiban untuk membangun sebuah produk yang diminati konsumen. Tetapi sebuah kesalahan ketika semua hal hanya berhenti pada proses penciptaan sebuah produk. Pada dasarnya terdapat faktor lain mengapa konsumen pada akhirnya memiliki keintiman khusus yang mempererat dirinya terhadap sebuah Produk. Yaitu hadirnya Komunitas.

Komunitas sendiri kini telah menjelma menjadi Nyawa baru sebuah produk. Karena pada dasarnya Konsumen membutuhkan figur refleksi dari dirinya dan produk yang dia gunakan. Konsumen membutuhkan adanya tempat bertanya dan berkonsultasi sebagai sesama penikmat sebuah produk. Dan Konsumen membutuhkan keyakinan bahwa terdapat sekelompok orang yang memiliki kesamaan minat serta selera. Inilah yang membangun loyalitas mereka.

Lantas apa yang harus dilakukan oleh pemilik Produk untuk membentuk basis komunitas yang tepat?

1. Kenali dan Pahami Mereka beserta tujuannya.

Tentu saja percuma apabila anda ingin memberikan yang terbaik kepada komunitas anda, tanpa anda mengenal siapa mereka dan apa tujuan mereka terkait dengan penggunaan produk anda,

2. Konsistensi Komunikasi

Bentuklah model komunikasi yang konsisten. Anda bisa memanfaatkan Milis serta akun media sosial anda. Lewat media tersebut, anda wajib hadir dan merespon semua bentuk komunikasi dari komunitas anda

3. Beri Akses Partisipasi

Hadirkan kesempatan untuk mereka berpartisipasi terkait dengan produk anda. Mulai dari hal yang sangat kecil, misalnya anda melibatkan pendapat mereka dalam rencana penambahan fitur baru. Ini akan membentuk rasa memiliki serta kebanggaan yang kuat terhadap produk.

4. Buat Semuanya Mudah

Jangan Pernah persulit Komunitas anda. Beri kemudahan dalam proses apapun selama itu masih memungkinkan terkait dengan mereka dan produk anda.

5. Beri Kebanggaan pad Komunitas

Tanamkanlah sebuah kebanggaan. Rasa berbeda yang mereka peroleh ketika mereka menggunakan produk anda. Hal ini yang akan menciptakan perasaan berbeda ketika mereka bertemu dengan pemakai produk kompetitor.

6. Edukasi Komunitas

Rata-rata komunitas Loyal memiliki pengetahuan yang lebih daripada pemakai biasa produk anda. Dengan anda memberikan edukasi yang lebih mengenai produk anda, komunitas akan menjadi duta dalam menyebarkan informasi serta memberikan kebanggaan tersendiri bagi mereka.

7. Jangan Pernah Paksakan Peraturan

Anda tidak akan bisa menetapkan Peraturan yang kaku terhadap komunitas anda. Pada dasarnya, peraturan yang paling berlaku bagi mereka adalah peraturan yang terbentuk secara alami dari keseharian mereka.

8. Fasilitasi mereka untuk bertemu Komunitas lain

Kebanggaan sebuah komunitas adalah ketika mereka merasa solid dan mereka bertemu dengan komunitas yang lain. Ketika anda merasa telah pada waktu yang tepat, fasilitasi mereka untuk bertemu dan berbagi dengan komunitas lain.

9. Ciptakan Kopdar yang Rutin

Tidak ada artinya apabila anda memperkuat basis komunitas yang pada kenyataannya tidak pernah bertemu langsung. Keintiman yang nyata justru hadir ketika mereka sudah pernah bertemu dan menyapa di dunia nyata. Memfasilitasi pertemuan mereka adalah kewajiban untuk anda.

Sumber: http://goo.gl/VOxwnw

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More